
Kawan-kawan yang baik, mari kita berdiskusi tentang sesuatu yang paling mewah di Singkawang, yaitu novel. Karya sastra ini ditulis oleh seorang penulis muda yang aktif dalam dunia penyelamatan lingkungan di Kalimantan. Namanya Abroorza A. Yusra, yang beberapa lalu telah melahirkan novel berjudul “Danum”.
“Ada konflik agraria, mempertahankan hutan adat dari rakusnya penguasa. Ada upaya menjaga budaya tetap lestari ditengah serangan zaman yang tak lagi bestari. Dan ada juga kisah kerelaan melepas cinta demi memenuhi takdir waktu dan keabadian,” ungkap Triyono dari Komunitas Singkawang Membaca.
Novel setebal 300 lebih halaman ini, memang ditulis berdasarkan pengalaman hidup penulis selama berkecimpung dalam dunia lingkungan. Saat membacanya, kita diajak berpetualang ke berbagai persoalan di Kalimantan. Novel ini berhasil memaksa pembaca sastra melumat halaman demi halaman.
Kiranya tak kalah menarik bila kita mendengar langsung dari Abroorza A. Yusra menghamparkan pengalamannya. Biar seru, diskusi novel ini juga akan menghadirkan Triyono (Komunitas Singkawang Membaca) dan Kakanda Redi (Forum Penulis Barat Borneo).
Bincang ini digelar pada Sabtu, 19 Juni 2021, Pukul 14.00 WIB – selesai, di Singkawang Creative Hub (Gedung Mess Daerah) Singkawang. Jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan.



